Pengertian Murji’Ah, Tokoh Murji'ah, Iktikad Aliran Murji'ah Dan Sekte Aliran Murji'ah

Pengertian Murji’ah.
Kata Murji’ah berasal dari kata bahasa Arab arja’a-yarji’u, yang berarti menunda atau menangguhkan. Golongan Murji`ah adalah orang yang menunda klarifikasi kedudukan seseorang yang bersengketa yakni Ali dan Muawiyah serta pasukannya masing-masing ke hari final zaman kelak.

Aliran Murji'ah ini muncul pada masa 1 Hijriyah. Pembawa paham Murji’ah yaitu Gailan ad-Damsiqy. Aliran ini disebut Murji’ah alasannya dalam prinsipnya mereka menunda penyelesaian problem konflik politik antara Khalifah Ali bin Abi Thalib r.a., Mu’awiyah bin Abi Sufyan dan Khawarij ke hari perhitungan di darul abadi nanti. Karena itu mereka tidak ingin mengeluarkan pendapat perihal siapa yang benar dan siapa yang dianggap kafir di antara ketiga golongan yang tengah bertikai tersebut.

Paham kaum Murji’ah menyatakan bahwa orang yang berdosa besar tetap mukmin selama masih beriman kepada Allah Swt. dan rasul-Nya. Adapun dosa besar orang tersebut ditunda penyelesaiannya di akhirat. Maksudnya, kelak di darul abadi gres ditentukan hukuman baginya.

Aliran Murji’ah mengacu kepada segolongan sobat Nabi Saw., antara lain Abdullah bin Umar, Sa’ad bin Abi Waqas, dan Imran bin Husin yang tidak mau melibatkan diri dalam kontradiksi politik antara Khalifah Usman bin Affan r.a. dan Khalifah Ali bin Abi Thalib r.a..

Tokoh Aliran Murji'ah.

1) Abu Hasan ash-Shalihi
2) Yunus bin an-Namiri
3) Ubaid al-Muktaib
4) Ghailan ad-Dimasyq
5) Bisyar al-Marisi
6) Muhammad bin Karram

Doktrin Ajaran Aliran Murji'ah.

Menurut Harun Nasution, bahwa Murji’ah mempunyai empat anutan pokok, yaitu :

1) Menunda hukuman atas Ali bin Abi Thalib r.a., Mu’awiyah bin Abu Sufyan, Amr bin Ash, dan Abu Musa al-Asy’ari yang terlibat taḥkim dan menyerahkannya kepada Allah Swt di hari final zaman kelak.

2) Menyerahkan keputusan kepada Allah Swt atas orang muslim yang berdosa besar.

3) Meletakkan (pentingnya) iman dari amal.

4) Memberikan pengharapan kepada muslim yang berdosa besar untuk memperoleh ampunan dan rahmat dari Allah Swt.

Sekte Aliran Murji'ah.

1) Golongan Murji’ah moderat, beropini bahwa orang yang berdosa besar bukanlah kafir dan tidak infinit dalam neraka, tetapi akan di hukum sesuai dengan besar kecilnya dosa yang dilakukan.

2) Golongan Murji’ah ekstrim, yaitu pengikut Jaham Ibnu Sofwan, beropini bahwa orang Islam yang percaya kepada Tuhan kemudian menyatakan kekufuran secara lisan, tidaklah menjadi kafir, alasannya iman dan kufur tempatnya dalam hati.

Bahkan, orang yang menyembah berhala, menjalankan agama Yahudi dan Nasrani sehingga ia mati, tidaklah menjadi kafir. Orang yang demikian, berdasarkan pandangan Allah, tetap merupakan seorang mukmin yang tepat imannya.

Demikianlah sahabat www.Merah.Online/">Merah.Online ulasan perihal pengertian Murji’ah, tokoh Murji'ah, iman anutan Murji'ah dan sekte aliran Murji'ah. Sumber buku Siswa Kelas X MA Ilmu Kalam Kementerian Agama Republik INDONESIA, 2014. Kunjungilah selalu www.Merah.Online/">www.Merah.Online semoga bermanfaat. Aamiin.

0 Response to "Pengertian Murji’Ah, Tokoh Murji'ah, Iktikad Aliran Murji'ah Dan Sekte Aliran Murji'ah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close